Tag: Musik Tradisional

Ada Banyak Musik Tradisional yang Ada di Indonesia

Posted on May 7, 2021 in Keberagaman Musik

Indonesia adalah negara kepulauan yang paling terbesar yang ada di dunia. Kekayaan alamnya sudah tidak perlu kalian ragukan lagi. Mulai dari hasil sumber daya alam darat hingga lautnya yang dapat dinikmati oleh masyarakat. Begitu pun dengan keanekaragaman budayanya, di mana setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing dari setiap sisi kehidupannya. Kita harus merasa beruntung tinggal di Indonesia. Kita bisa mencicipi berbagai hidangan daerah yang beragam, menyaksikan keunikan budayanya, hingga menikmati setiap musik tradisional dari berbagai daerah. 

Ya, daerah-daerah di Indonesia pun juga memiliki musik tradisional mereka sendiri. Setiap musik tradisional memiliki ciri khas masing-masing, dan tidak jarang, musik ini mewakili bagaimana suasana di daerah tersebut. Meski terbilang tradisional, kekhasan dan keunikan musik tradisional ini tidak dimiliki musik modern yang ada saat ini. Musik tradisional ini juga memiliki fungsi tersendiri. Fungsi dari musik tradisional inilah yang menunjukkan kedudukan dan perannya dalam tradisi maupun kehidupan masyarakat daerah tersebut sehari-hari.

Fungsi Musik Tradisional Pengiring Upacara Adat atau Ritual

Seperti yang sering kita lihat, upacara-upacara adat di Indonesia selalu melibatkan musik tradisi. Apabila kedudukan musik tersebut merupakan bagian pokok dalam upacara adat, maka disebut musik tradisi. Kehadirannya dalam upacara adat pun bersifat mutlak. Sedangkan jika kedudukan musik dalam upacara adat bukan bagian pokok upacara, maka kehadirannya bersifat tidak mutlak atau bisa digantikan. Namun tetap tidak kehilangan martabatnya sebagai musik tradisional.

  • Pengiring Tarian

Musik tradisional juga selalu digunakan masyarakat untuk mengiringi tari-tarian khas daerahnya. Kebanyakan tarian khas daerah di Indonesia juga hanya cocok jika diiringi musik daerahnya sendiri. Ini karena antara tarian dan musik pengiringnya memiliki keselarasan yang khas. Iringan musik yang sesuai menjadikan tarian tampil lebih hidup.

  • Sarana Hiburan

Seperti halnya musik modern, musik tradisional juga digunakan sebagai sarana hiburan. Hiburan yang bersifat individu akan menyegarkan kembali pikiran dan mental seseorang. Hiburan yang sifatnya melibatkan orang banyak memberikan nilai tambah, berupa sarana untuk merekatkan hubungan sosial antar warga.

  • Sarana Komunikasi

Musik tradisional juga bisa menjadi sarana komunikasi. Hal ini terjadi apabila musik tradisional dijadikan media untuk menyampaikan pesan kepada khalayak penikmatnya.

  • Sarana Ekonomi

Musik tradisional tak jarang juga bisa menghasilkan pendapatan sambil tetap menikmati kepuasan batin. Bagi senimannya pendapatan bisa berupa wujud ucapan terima kasih ataupun bayaran atas jasa bermain musiknya.

Jenis Musik Tradisional

  • Gambang Kromong dari Betawi

Awalnya jenis musik tradisional gambang kromong menggunakan nada pentatonis (lima nada) dan alat-alat musik Tiongkok. Namun, sekarang musik tradisional ini telah berkembang dengan melibatkan unsur-unsur alat musik modern. Lagu-lagunya yang dinyanyikan pasangan pria dan wanita bersifat sindiran jenaka.

  • Keroncong dari Jakarta

Jenis musik tradisional ini merupakan warisan atau setidaknya pengaruh dari bangsa Portugis. Namun, oleh para pemusik Indonesia, kemudian dikembangkan dengan memasukkan unsur-unsur alat musik tradisional seperti gamelan, dan jadilah langgam Jawa.

  • Gong Luang dari Bali

Jenis musik tradisional ini hampir mirip gendhing Jawa, karena jenis alat musik dan nada suaranya serupa meskipun tidak sama. Citarasa gong luang lebih meriah dibanding gendhing Jawa.

  • Karang Dodou dari Kalimantan Timur

Jenis musik tradisional ini tergolong musik tradisi yang digunakan dalam upacara adat, yaitu saat kelahiran, untuk mengiringi pembacaan mantra-mantra saat pemberian nama bayi.

  • Angklung Buhun dari Kanekes di Jawa Barat

Musik tradisional ini juga tergolong musik tradisi masyarakat Baduy yang dimainkan untuk mengiringi tarian musim tanam.

  • Huda dari Minangkabau

Musik tradisional ini bernuansa Islami dan unik, karena terdiri dari tiga jenis musik serupa namun berlainan, termasuk di dalamnya Salaulaik Dulang. Salaulaik merupakan musik asli Tanah Minang.

  • Kombi dari Papua

Jenis musik tradisional bersuara gendang ini menggunakan bambu berlobang yang diberi tali sayatan rotan, dan tidak menggunakan tifa. Dari arti katanya sebenarnya alat musik petik, namun cara memainkannya dengan rotan ditepuk. Musik tradisional ini digunakan untuk hiburan dan upacara adat.

  • Cilokak dari Lombok

Musik tradisional ini menggunakan beberapa alat musik, antara lain drum, biola, seruling, gambus, gong, dan lain-lain.

  • Krumpyung dari Yogyakarta/Jawa Tengah

Jenis musik tradisional ini menggunakan alat musik yang terbuat dari bambu, semacam angklung yang nada suaranya seperti gambang dan gong bumbung tiup. Meskipun jarang, krumpyung dimainkan bersama musik tradisional lainnya yaitu gejog lesung. Gejog lesung adalah suara menumbuk padi, namun berirama.

  • Sasando dari Rote

Musik petik tradisional ini unik, karena meskipun berasal dari daerah Indonesia Timur nadanya bercorak salendro dan pelog mirip kecapi Sunda dan siter Jawa.

  • Painting dari Kalimantan Selatan

Musik tradisional ini menggunakan alat utama alat petik dan dilengkapi dengan alat-alat musik lainnya, seperti babaun, agung, marakas dan talinting.

  • Tingkilan dari Kalimantan Timur

Musik tradisional ini menggunakan alat utama gambus, ketipung, dan biola. Jenis musik tradisional ini digunakan untuk mengiringi tarian, nyanyian hiburan maupun upacara adat.

  • Musik Gondang

Musik tradisi masyarakat Batak Toba disebut sebagai gondang. Ada tiga arti untuk kata “gondang”:

  • Satu jenis musik tradisi Batak toba;
  • Komposisi yang ditemukan dalam jenis musik tsb. (misalnya komposisi berjudul Gondang Mula-mula, Gondang Haroharo dsb; dan
  • Alat musik “kendang”.

Ada 2 ansambel musik gondang, yaitu Gondang Sabangunan yang biasanya dimainkan di luar rumah dihalaman rumah; dan gondang Hasapi yang biasanya dimainkan dalam rumah. Ansambel musik yang memakai alat-alat terbuat dari perunggu, di daerah Batak Toba biasanya terdiri dari perlengkapan yang punya empat sampai dua belas gong kecil, satu atau dua gong besar yang digantung, dua sampai sembilan kendang, satu alat tiup, penyari dan gembreng.

Satu Ansambel yang khas jenis ini ada gondang sabangunan dari Batak Toba. Ansambel ini masih dipakai dalam upacara agama Parmalim. Gondang sabangunan punya peran yang penting sekali dalam upacara agama tersebut. Gondang Sabangunan terdiri dari sarune bolon (sejenis alat tiup-obo), taganing (perlengkapan terdiri dari lima gendang yang dikunci punya peran melodis dengan sarune tsb), gordang (sebuah gendang besar yang menonjolkan irama ritme), empat gong yang disebut ogung dan hesek sebuah alat perkusi (biasanya sebuah botol yang dipukul dengan batang kayu atau logam) yang membantu irama.

  • Musik Gong Luang

Musik Gong Luang adalah musik khas asli dari Bali. Musik ini awalnya adalah peninggalan dari Kerajaan Majapahit di Jawa yang kemudian dibawa ke Bali. Kata Gong Luang sendiri berasal dari kata “Luang” yang berarti kurang, karena memang alat-alat gong yang dipakai tidak lengkap.

Musik Gong Luang hanya memakai 25-30 alat musik diantaranya Gangsa, Jublag, Jegog, Saron, Talempong, Kendang, Suling, dan Riyong. Jumlah itu terkadang berbeda tergantung daerahnya masing-masing.

Keunikan dari musik Gong Luang ini adalah memiliki 7 tangga nada yaitu ndang, ndaing, nding, ndong, ndeng, ndeung, ndung. Untuk laras terdiri dari laras pelog, laras slendro, dan laras keselendroan. Musik Gong Luang ini biasanya untuk di Bali digunakan sebagai pengiring upacara adat, selain itu juga digunakan untuk pengiring tari-tarian contohnya Tari Topeng, Tari Baris Poleng, Tari Pendet, Tari Rejang dan lain sebagainya.

Bentuk Indah Musik Tradisional Milik Indonesia

Posted on October 7, 2020 in Keberagaman Musik

Indonesia sangat amat beragam dari kebudayaan, adat istiadat, sampai dengan musik-musik yang ada di Indonesia juga mampu mewarnai kelengkapan dari banyaknya keberagaman yang hadir di negara kita ini. Slogan Bhineka Tunggal Ika memang rasanya sangat amat cocok dengan jadi diri orang-orang yang ada di negara ini. Belum lagi kreativitas yang dimiliki oleh setiap link alternatif sbobet88 orang memiliki nilai tersendiri, dan terkadang mampu memunculkan suatu hal yang benar-benar membuat kalian jadi sangat terpukau. 

Jika dilihat secara global, musik sendiri menjadi bagian integral dari setiap budaya di dunia untuk saat ini dan masa-masa kedepannya. Hal ini sendiri memang dilihat langsung sebagai bentuk hiburan dan juga cara di dalam menghabiskan waktu dengan adanya komunitas. Musik Indonesia bisa dikatakan sangat amat beragam dikarenakan, negara ini adalah rumah langsung bagi beberapa kelompok etnis yang sudah langsung tersebar di 18 ribu pulau yang benar-benar sangat amat indah. 

Musik Indonesia sendiri sudah mengalami perkembangan sangat amat panjang. Selain itu, selama dalam beberapa waktu terakhir musik Indonesia juga langsung dipengaruhi oleh kebudayaan negara lainnya. Untuk negara Indonesia sendiri Islam menjadi agama paling mayoritas sekali penduduknya memiliki banyak sekali dampak pada musik negaranya. Bagaimana bisa ? hal ini tentu saja bisa jika kalian lihat betul-betul dari beberapa bentuk indah musik tradisional yang Indonesia miliki pada bacaan di bawah ini. 

Bentuk Indah Tembang Sunda – Jawa Barat dan Tengah 

Mungkin kalian tahu, penyanyi cantik yang sering sekali menjadi juri pada Liga Dangdut Indonesia dan juga Dangdut Academy di Indosiar adalah Soimah yang ternyata sinden cantik dengan suara merdu menyanyikan tembang-tembang dari daerah Jawa Tengah. Selain itu, ada juga Tembang Sunda dengan genre musik ini sendiri langsung terkenal dengan nama Seni Mamaos Cianjuran dan boleh dikatakan sebagai jenis puisi yang dinyanyikan. Ini sudah menjadi aliran atau bentuk musik indah paling populer di Jawa Barat. Bentuk musik ini kemudian berkembang pada pertengahan abad ke 19 dan akan selalu mendapatkan banyak sekali dukungan dari kelas kaya yang memang kaya raya. 

Tembang Sunda langsung terdiri dari 2 bagian yakni : Vokal dan juga Instrumental atau dinamai dengan Piringan. Vokal sendiri umumnya dimainkan oleh seorang vokalis solo lalu di ikut sertakan dengan instrumen musik asli seperti halnya : Rabb dan juga Kecapi Indung. Untuk Tembang Sunda ini awal-awal dilakukan dalam acara-acara pribadi seperti Resepsi Baru-baru ini sudah dimulai dalam melakukan konser di publik. 

Bentuk Indah Keroncong 

Ketika Musik Keroncong Memikat Ratusan Warga Washington DC Halaman all -  Kompas.com

Untuk jenis musik ini sendiri sudah berasal dari desa Tugu – Jakarta. Untuk Keroncong sendiri sudah langsung berhubungan dengan genre musik Indonesia serta Instrumen yang ada mirip sekali dengan Ukulele. Musik ini bisa dikatakan sudah terinspirasi langsung oleh Musik Portugis Fado dan sudah populer langsung di Jawa. umumnya untuk musik keroncong ini dimainkan dengan adanya bantuan keroncong Instrumen, lalu seruling, bantuan alat musik Biola, Cello dan juga menggunakan Gitar Melodi. 

Di awal abad ke 19, jenis ini sendiri sudah berkembang menjadi musik dansa Ballroom seperti halnya keroncong Foxtrot untuk kaum kelas menengah dan saat ini sudah dianggap sebagai salah satu musik rakyat Indonesia yang memang sudah tertua. Ini sudah langsung menjadi bentuk musik yang sekarat dikarenakan banyak sudah diabaikan oleh pemuda negara. 

Bentuk Indah Musik Campursari 

Jika mendengar kata campursari , pastinya yang kalian ingat selalu Alm. Didi Kempot atau The Godfather of Broken Heart Nya para remaja di Indonesia. Semua lagu yang dibuat oleh Mas Didi Kempot ini sungguh mengena di hati dan semua lagunya juga sangat amat enak untuk di dengarkan sehingga, wajar saja jika selalu terngiang-ngiang di kepala. Genre dari musik Indonesia ini sendiri telah diciptakan oleh Manthous tahun 1980 silam dengan menggabungkan Dangdut, lalu Keroncong dan terakhir adalah Gamelan. Kata ini sendiri diambil dari dialog Jawa pada bagian Timur dan Tengah Yogyakarta. 

Campursari Dangdut Koplo - Didi Kempot - CDku.com

Lirik dari Campursari dalam bahasa Jawa dan juga Instrumen yang digunakan sangat amat mirip dengan Gamelan. Untuk masalah ini sendiri tidak terlalu populer di kalangan generasi muda. Lalu muncul campursari modern yang yang sudah mulai dikenal oleh masyarakat sejak tahun 1993. Musik dari Campursari ini menggabungkan 2 unsur musik yakni Kendang dengan Keroncong.

Dari revolusi musik ini bisa mengganti dengan instrumen musik yang jauh lebih modern seperti halnya bass betot yang dirinya ganti dengan menggunakan Bass Modern. Lalu adanya gitar klasik diganti dengan menggunakan gitar elektrik serta memberikan penambahan unsur musik lainnya seperti Keyboard. Siapa sangka, bahwa eksperimen ini bisa menghasilkan warna dari campursari yang baru dan jauh lebih kompleks serta sangat amat disukai oleh masyarakat. Sejak saat itulah, campursari resmi sekali berevolusi. Nah, untuk aliran musik asli jawa ini memiliki kekhasan musik yang memang mengalun sangat syahdu ternyata tetap saja lestari sampai detik ini. Beberapa musisi campursari masih sangat mudah untuk bisa ditemukan.. Siapakah tokohnya ? Waljinah, Gesang, Maryati, Ngatirah dan masih banyak lagi tokoh terkenal lainnya. 

Bentuk Indah Musik Islami Qasidah 

Untuk musik qasidah ini menjadi bentuk puisi dan juga ode Islam yang sangat amat terkenal di Indonesia karena populasi dari Muslim di negara ini sangatlah besar. Nah, dari sebagian besar berpusat langsung di Jakarta, untuk sebagian besar dinyanyikan solo dan oleh kelompok wanita. Musik Indonesia ini telah mengadopsi versi pop modern yang langsung dikenal sebagai pop Qasidah. Bentuk-bentuknya sendiri tradisional Qasidah yang dinyanyikan di desa-desa Jawa. sementara itu, bentuk-bentuknya jauh lebih kontemporer dengan menambahkan nilai-nilai moral zaman baru seperti menargetkan sifat buruk yakni minimunan dan juga merokok. Salah satu kelompok semua wanita yang paling terkenal dari musik indah Qasidah ini adalah Nasida Ria. 

Musik Indah Kontemporer Indonesia 

Musik indah dari kontemporer Indonesia sudah mengambil adanya pengaruh dari musik Pop Amerika, Inggris, jepang, dan juga Korea. Selama kurang lebih abad ke 20 dengan genre seperti Rock, Soul Punk, Hip Hop dan juga Metal bisa mendapatkan banyak sekali popularitas di kalangan generasi muda Indonesia. Ketika gen-gen ini telah diperkenalkan di Indonesia, maka mereka bisa dipandang rendah dari sebuah perwujudan dari semua nilai buruk. Namun dalam beberapa tahun terakhir, orang-orang jadi jauh lebih menerima dan saat ini menjadi sebuah faktor utama dalam kehidupan orang Indonesia yang sudah modern. 

Tidak bisa dipungkiri juga, ada beberapa Band Rock Indonesia yang memang menanamkan adanya gaya dangdut dalam penampilan mereka. Rap dengan hip hop juga sudah sangat populer dalam ranah kancah dunia permusikan di Indonesia. Kepopularitasan genre musik ini ada dari awal tahun 90-an. Lalu band-band populer dari hip hop ini seperti : 

  • Boyz Got no Brain
  • Neo
  • Saykoji
  • Dan terakhir Ecko Show

Bapak Rap di Indonesia yakni Benjamin S di Indonesia yang langsung menyatukan Rap dengan genre asli dari Gambang Kromong sehingga mampu menghasilkan genre baru berupa rap Indonesia.