Month: August 2020

Sejarah Lagu Daerah

Posted on August 24, 2020 in General

Dahulu lagu daerah sendiri menjadi Sebuah lagu yang dimainkan di acara acara atau juga di upacara besar yang diadakan. di mana lagu daerah juga dipakai dalam acara adat atau kesenian yang ada di suatu daerah lagu daerah juga memiliki banyak makna dan juga arti yang tersirat di dalam lagu lagu tersebut tidak hanya sebatas lagu yang digunakan dalam upacara tertentu. Lagu daerah sendiri adalah sebuah lagu yang ada sepanjang zaman. Jika pada sekarang ini lagu-lagu pop atau juga lagu dangdut yang dimana pada jaman sekarang ini hanya bisa dikenal dalam sebuah hitungan bulan, maka untuk lagu daerah sendiri akan terus dikenang sepanjang masa.

Sejarah di Balik Lagu Daerah

Dari saat jaman kita kecil, hingga ada di bangku sekolah sudah diajarkan juga tentang bermacam lagu-lagu daerah ini. Pada era 90-an, yang dimana lagu-lagu daerah sempat ngetop di berbagai acara dan juga lomba pentas sbobet88 seni yang dimana akan menampilkan lagu-lagu daerah. Di situlah nantinya para kreativitas siswa yang diuji. Bukan hanya dalam ujian tentang wawasan lagu daerah apa yang nantinya paling pas untuk dibawakan, namun juga nantinya para siswa akan diuji atas kreativitas mereka tentang kompilasi lagu daerah sehingga nantinya akan terdengar lebih menarik dan juga lebih indah. Nah, dalam artikel ini Akan dibahas beberapa dari sejarah Lagu daerah yang sangat terkenal dan hampir selalu ditampilkan Dalam pentas seni, dan beberapa acara lainya seperti berikut.

1. Ampar-Ampar Pisang

Lagu ini yang dimana berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan. Pencipta daru lagu ini sendiri adalah Hamiedan AC. Lagu yang dimana pada awalnya ini sebuah lagu yang dinyanyikan secara iseng oleh masyarakat yang ada di Kalimantan Selatan pada saat mereka membuat rimpi, yaitu dimana sejenis kue atau juga sebuah makanan yang dimana makanan tersebut terbuat dari bahan dasar pisang. Cara membuat rompi sendiri adalah dengan cara yang dimana menggunakan proses menggambar (menyusun) juga pisang dan nantinya akan dibiarkan hingga matang. Setelah itu nantinya juga pisang akan kembali untuk diampar lalu kemudian untuk dijemur di bawah sinar matahari hingga nantinya pisang mengeras dan juga berbau manis.

Lagu dari Ampar-ampar pisang ini dimana sebuah lagu yang menceritakan tentang sebuah kegiatan pengelolaan pisang yang dimana diampar dan juga dikerubuti binatang kecil yang dimana di sana disebut dengan binatang bari-bari. Di akhir lagu, nantinya ada sedikit ancaman bagi seorang anak yang dimana suka mencuri pisang pada saat dijemur, yaitu dimana berupa “dikitip bidawang” yang artinya akan digigit biawak. Apakah Anda percaya?

Ampar-ampar pisang. Pisangku balum masak. Masak sabigi, dihurung bari-bari 2x

2. Cublak-cublak Suweng

Lagu daerah yang satu ini juga menjadi salah satu dari lagu daerah yang dimana merupakan lagu yang digunakan atau lagu yang dipakai biasanya sebagai pengiring dari salah satu permainan tradisional yang ada di Jawa. Ada banyak sekali dimana versi tentang syairnya, tergantung dimana atau daerah mana lagu tersebut akan dinyanyikan, Namun pada sebuah permainan tradisional yang dimana akan dimainkan tetaplah sama. Permainan tersebut yang biasanya akan dilakukan oleh beberapa anak sekaligus, Satu anak yang nantinya akan duduk telungkup seperti sebuah posisi sujud dan juga mereka nantinya akan memejamkan matanya untuk sementara anak-anak lainnya yang nantinya akan duduk mengitarinya.

Tangan dari anak-anak yang duduk tersebut nantinya akan dalam posisi menengadah. Salah seorang anak pada permainan tersebut nantinya akan membawa batu kerikil dan juga nantinya akan menggilirkan batu tersebut lada tangan-tangan yang dimana menengadah tersebut. Sambil nantinya menggilir batu anak-anak tersebut nantinya juga akan menyanyikan lagu ini. Saat lagu ini selesai, seluruh dari tangan yang nantinya menengadah harus sudah dikatupkan dan juga nantinya anak yang telungkup akan di bangun .

Selanjutnya nantinya anak tersebut akan menebak siapa yang sudah menggenggam batu kerikilnya. Jika tebakan si anak salah, maka nantinya diminta harus kembali telungkup. Namun juga jika tebakannya benar, maka akan ganti si pemegang kerikil yang dimana harus tertelungkup. Konon, permainan ini yang pada awalnya dikenalkan oleh Walisongo. Dan Meskipun hanya sebuah atau berupa permainan sederhana, namun sebenarnya juga penuh makna, yang intinya bahwa dalam mencari sebuah harta (yang disimbolkan dengan batu kerikil) maka seseorang harus dengan cara yang baik dan juga tetap tunduk (disimbolkan dengan tertelungkup atau bersujud) kepada  Tuhan.

Cublak cublak suweng, suwenge ting gelenter. Mambu ketundung gudel. Pak gempo lerak-lerek.

3. Gundul Pacul

Tembang yang dimana berasal dari daerah Jawa Tengah ini yang dimana konon diciptakan pada tahun 1400-an oleh Sunan Kalijaga dan juga teman-temannya pada saat itu, Seperti halnya Cublak-cublak suweng, yang dimana di balik syairnya yang sangat sederhana, lagu ini juga memiliki makna filosofis yang juga mendalam.

Pada prinsipnya, yang mana lagu Gundul Pacul ini akan mengingatkan bahwa manusia sendiri seorang yang bisa menggunakan keempat inderanya (mata, hidung, telinga, dan juga mulut dengan sangat baik akan mengakibatkan mereka gembelengan atau juga sombong. Sedangkan untuk para pemimpin yang dimana tidak menjunjung amanah yang sudah diberikan oleh rakyat maka nantinya mereka sendiri akan jatuh dan juga tidak bisa mempertahankan sebuah kekuasaannya. Kepemimpinannya tersebut akan menjadi berantakan dan juga sia-sia dan dimana semuanya tidak bisa bermanfaat lagi bagi kesejahteraan rakyat.

Gundul- gundul pacul cul gemblelengan. Nyunggi-nyunggi wakul kul gembelengan. Wakul ngglimpang segane dadi sak latar

4. Yamko Rambe Yamko

Lagu daerah yang dimana lagu ini sendiri berirama dinamis yang dimana berasal dari daerah Papua. Meski nadanya terkesan sangat riang dan ceria, sebenarnya makna dari lagu ini yang dinama bercerita tentang sebuah kesedihan dan juga sebuah kepahlawanan. Kesedihan yang dimana di akibat adanya sebuah peperangan di suatu negeri, yang di mana tunas bangsa banyak sekali yang tumbang mempertahankan negerinya. Kesedihan tersebut juga  akibat hilangnya dari para tunas bangsa tersebut itulah yang dimana hendak diungkapkan dalam sebuah lagu ini.

Hee yamko rambe yamko…Aronawa kombe. Hee yamko rambe yamko…Aronawa kombe. 

5. Jali-jali

Lagu daerah yang selanjutnya yang juga mempunyai makna mendalam adalah Jali-jali. Dimana lagu yang berasal dari Betawi ini juga menjadi latu yang konon dikembangkan oleh sorang kaum China peranakan yang ada di Jakarta melalui sebuah musik tradisional mereka yaitu gambang kromong, yang dimana kemudian lagu tersebut menjadi salah satu musik khas daerah Betawi. Selanjutnya pada lagu ini  yang dinama dipopulerkan oleh M. Sagi yang dimana pada tahun 1942. Uniknya, juga dalam intro lagu ini yang dimana dinyanyikan secara bersama dan saling bersahutan antara wanita dan juga pria. Baru setelah dimana itu lagunya dinyanyikan.

Seperti kebanyakan dari lagu yang dimana berasal dari Betawi, lirik dalam lagu jali-jali sendiri yang merupakan sebuah pantun yang dimana dipadukan pada sebuah musik riang yang dimana musik berfungsi untuk sebuah alar penghibur hati yang pada saat itu sedang bersedih. Jadi di setiap bait lagu ini, baris pertama dan juga kedua hanyalah sebuah sampiran sedangkan untuk baris ketiga dan jufa keempat merupakan sebuah pesan yang dimana ingin disampaikan.

ini dia si jali-jali… 

Itulah beberapa lagu daerah, yang dimana lagu-lagu tersebut sangat populer di tahun 90an hingga kini. Lagu-lagu yang sarat Akan makna yang terdapat pada lagu lagu tersebut yang dimana setiap lagu memiliki arti yang sangat mendalam bagi suatu daerah tertentu.

Alat Musik Tradisional Indonesia

Posted on August 6, 2020 in General

Di tengah dengan gempuran dan juga perkembangan yang dimana sekarang ini menjadi suatu hal yang sudah semakin canggih, dimana sudah banyak bermunculan alat musik jenis baru. Banyak yang sekarang ini mendengarkan musik dengan menggunakan smartphone, dimana jenis musik sekarang sudah sangat berkembang dengan pesat dan juga sekarang menjadi suatu yang bergam. Musik yang sekarang ini sudah semakin canggih dimana keberadaan alat musik tradisional yang sudah jarang dimainkan namun tidak pernah hilang dan juga masih banyak dinikmati oleh banyak orang, hingga kini. Bahkan juga sekarang ini ada beberapa alat musik tradisional asal indonesia yang dimana menjadi alat musik yang dikenal oleh mancanegara.

Alat Musik Tradisional Indonesia 

Dimana indonesia sendiri merupakan salah satu dari negara yang kaya akan keberagaman alat musiknya, tertunama alat musik tradisional. Hal ini dimana juga tidak lepas dari kekayaan dan juga kebudayaan masyarakat. Dimana ada begitu banyak alat musik yang sekarang ini anda temui dan semuanya memiliki keunikan masing-masing. Dibawah ini adalah beberapa dari alat musik tradisional yang dimana sangat terkenal dan juga menjadi alat musik yang juga sangat mendunia, sebagai berikut.

1. Gamelan

Jenis alat musik yang satu ini dimana salah satu dari alat musik tradisional yang juga sudah dikenal oleh mancanegara. Alamat musik ini yang dimana merupakan salah satu dari alat musik yang berasal dari jawa tengah. Untuk cara memainkan gamelan sendiri adalah alat musik yang dimana dimainkan dengan cara dipukul. Kata gamelan sendiri merupakan yang berasal dari Jawa yang artinya gamel yang dimana memiliki arti memukul atau juga menabuh, diikuti juga dengan akhiran an yang dimana  menjadikannya sebuah dari kata benda. Gamelan yang dimana merupakan salah satu dari alat musik yang terdiri dari himpunan alat musik seperti halnya kendang, bonang barung, bonang penerus, dan juga demung, saron dan juga rebab. Orkes ini yang dimana kebanyakan dari alat musik ini yang berasal dan juga terdapat di pulau Jawa, Bali, Madura,dan juga Lombok yang dimana jenis ukuran dan juga bentuknya yang sangat beragam.

2. Angklung

Alat musik angklung sendiri yang dimana tidak hanya terkenal sebagai salah satu hal yang dimiliki oleh Indonesia namun juga dikenal oleh mancanegara, ternyata alat musik ini juga merupakan alat musik yang dimana banyak juga warga asing yang juga tertarik dengan alat musik yang asalnya dari jawa barat ini. Cara ini dimana memainkan angklung adalah salah satu yang dimana dimainkan dengan cara menggerakan tangan pemainnya. Angklung sendiri yang dimana menjadi salah satu alat musik tradisional yang bahan dasarnya menggunakan bambu, dibunyikan dengan cara menggoyangkan tangan. Setelah digoyangkan maka bunyinya juga akan keluar, hal ini disebabkan dimana oleh benturan yang diakibatkan oleh pipa bambu. Dimana bunyi yang bergetar akan menghasilkan sebuah susunan nada seperti  2, 3 sampai juga dengan 4 nada yang ada di dalam setiap ukuran abik dalam besar maupun kecil. Ada banyak juga jenis dari angklung yang ada di Indonesia bukan hanya angklung yang berasal dari Jawa Barat namun juga angklung yang juga berasal dari beberapa wilayah lainya seperi angklung Bali, angklung Banyuwangi, Angklung Gubrag dan juga sebagainya.

3. Kolintang

Alat musik tradisional lainnya juga menjadi salah satu dari alat musik yang mendunia lainya adalah Kolintang. Yang dimana juga merupakan salah satu alat musik tradisional yang berasal dari Minahasa, Sulawesi  Utara. Bahkan juga dalam permainan Kolintang juga pada tahun 2009 yang dimana pernah berhasil memecahkan rekor dunia di tahun tersebut. Dikutip juga dari laman Liputan6.com yang dimana tercatat pada saat itu hingga 3.011 orang yang dimana mereka telah memainkan alat musik bambu tersebut dengan cara bersama-sama dan juga dimana pada saat itu 1.223 orang yang dimana memainkan kolintang secara massal yang pada saat itu terjadi di Stadion Tondano, Minahasa, di provinsi Sulawesi Utara. Ribuan peserta yang dimana pada saat itu memainkan alat musik mereka masing-masing secara apik yang dimana sehingga nada yang dihasilkan pun merupakan suatu nada yang tampak serasi dan juga memiliki nilai yang dimana sangat tinggi. Bahkan tak sia-sia jika kemudian empat rekor dunia berhasil di raih di dalam acara tersebut. 

4. Sasando

Alat musik tradisional selanjutnya adalah Sasando yang dimana alat musik ini juga masuk ke dalam jenis alat musik tradisional, yang juga sudah dikenal oleh wisatawan mancanegara. Sasando yang dimana untuk alat musik  yang satu ini diketahui konon sudah digunakan oleh masyarakat di Rote, yang berada Nusa Tenggara Timur pada sejak abad ke-7. Kini sasando sendiri yang dimana kerap disebut juga mirip gitar ini menjadi sebuah alat musik tradisional yang telah mendunia. Sasando memiliki sebuah bagian utama yang dimana berbentuk tabung dan juga panjang yang dimana terbuat dari bambu. Pada bagian dari tengah alat musik ini yang berdawai berbentuk secara melingkar dari atas ke bawa.

Yang dimana dawai dawai pada Sasando digunakan untuk dapat memainkan lagu-lagu tradisional masyarakat yang dimana biasanya akan digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional masyarakat pulau Rote. Kini dengan sedikit memodifikasi pada Sasando elektrik. Meski modern alat musik ini juga tetap dipertahankan bentuknya yang sangat klasik. Di indonesia Sasando yang dimana merupakan alat musik yang terbilang sekarang ini langka seiring dengan berkurangnya minat anak muda yang dimana memainkan alat musik ini. Padahal sudah dengan modifikasi elektrik yang dimana tak menutup kemungkinan juga bisa bersaing dengan beberapa jenis alat musik masa kini.

5. Serune Kale

Alat musik tradisional satu ini yang dimana telah lama menjadi salah satu alat musik yang berkembang dan dihayati juga oleh masyarakat Aceh. Alat musik ini juga menjadi salah satu dari alat musik yang sangat populer di daerah Pidie, kawasan Aceh Utara, Aceh Besar dan juga Aceh Barat. Alat musik yang satu ini yang dimana kerap kali dimainkan pada saat bersamaan dengan Rapai dan juga dengan  Gendrang pada sebuah acara-acara hiburan, acara tari-tarian atau juga upacara penyambutan bagi tamu kehormatan.

Bahan dasar yang dimana biasanya digunakan untuk membuat sarune kale ini adalah biasanya bahan dasar yang dimana berupa kayu, kuningan dan juga juga berupa tembaga. Bentuk dari sebuah alat musik ini yang dimana merupakan dari alat musik yang hampir menyerupai dengan sebuah bentuk seruling bambu. Warna yang dimana ada di dalam dasarnya yang berbentuk hitam yang dimana berfungsi sebagai salah satu pemanis atau juga penghias musik dari tradisional Aceh.

Itulah beberapa alat musik tradisional yang juga sudah terkenal di mancanegara. Alat musik tersebut tidak hanya alat musik yang terkenal dan juga dimainkan di indonesia tapi terkadang dimainkan di beberapa festival penting. Kita tentunya sebagai penerus bangsa dimana harus menjaga dan juga melestarikan tentang alat musik tradisional tersebut.